![]() |
| Justice League Superheroes (copyright by Warner Bros.) |
Film yang Saya Tunggu – Tunggu Akhirnya Datang
Sebagai penikmat film dan penggemar DC Comics tentu saja bulan November adalah bulan yang ditunggu – tunggu sejak lama. Karena apa? Karena Film Live Action DC Comics yang (paling) saya tunggu akhirnya akan datang (dan mungkin kalian juga). Film tersebut adalah Justice League Movie. Saya dan penggemar DC Comics lainnya tentunya sangat menunggu – nunggu film ini ditayangkan di bioskop – bioskop di Indonesia, khususnya bagi penggemar DC tanah air itu sendiri. Saya sendiri sudah sangat penasaran dengan Film di DC Extended Universe (Cinematic Live Action Movie-nya DC Comics) yang ke 5 (empat) setelah film – film sebelumnya ditayangkan, yaitu Man Of Steel, Batman V Superman: Dawn of Justice, Suicide Squad, dan Wonder Woman. Saya sangat menunggu – nunggu Justice League pada bulan November 2017.
I was really excited to watch the Justice League Movie since one year ago, bahkan ketika rumornya terdengar saya sudah benar – benar ingin menunggu kehadiran film yang satu ini. DC dan Warner Bros. sepertinya memang sangat baik dan hebat dalam membentuk sebuah urge atau rasa penasaran film Justice League sejak trailer footage ditayangkan di ajang Comic Con tahun 2016 lalu. Tentu saja saya sangat senang sekali akhirnya grup superheroes DC Comics yang paling terkenal seantero jagat akan ditayangkan di layar lebar pada bulan November. Saya sangat menyambut hangat akhirnya Justice League Movie akan datang. Dimana lagi saya bisa melihat Batman, Wonder Woman, Superman, Cyborg, Aquaman dan The Flash bertarung Bersama di satu film.
Sejak pertama kali dikenalkan trailer nya, saya benar – benar sangat ingin menonton film ini di Bioskop. Saya berharap banyak dan besar pada salahsatu film live action yang tentunya ditunggu – tunggu oleh banyak orang ini. Waktu terus berjalan, trailer – trailer, footage, kabar – kabar baik dan buruk mulai menerpa Justice League. Dikabarkan bahwa Justice League sempat mengalami banyak proses perubahan dan ada kendala internal didalamnya. Masalah – masalah tersebut muncul dan membuat film yang saya tunggu – tunggu ini dikatakan terancam tidak bagus. Walaupun begitu saya tetap optimis dengan Justice League.
Penantian demi penantian saya lewati, dan akhirnya ketika 15 November 2017 saya bisa menonton film Justice League di bioskop. Premiere date Justice League di Indonesia lebih cepat 2 hari dibandingkan di Amerika Serikat. Ketika saya melangkah menuju dan duduk di bioskop saya membawa ekpektasi besar untuk Film Justice League. Ini adalah review saya mengenai Justice League dan jujur saya kecewa dengan Film yang sudah saya tunggu – tunggu.
DCEU yang terlalu Kelam dan Gelap
Sebelum memulai review filmnya, mari kita bicarakan mengenai dunia DC Comics Extended Universe (DCEU). Pendapat saya, DCEU terlalu gelap untuk settingan sebuah film bertemakan super hero. Jika kalian belum tahu, DCEU pertama kali dikenalkan dengan basis dunia yang benar – benar gelap (dark) dan kelam. Film pertama DCEU yaitu Man of Steel digararp oleh Zack Snyder. FYI, film – film Snider-centrist itu memiliki universe (dunia) yang terkesan gelap (dark) dan kelam, dan itulah yang terjadi pada DCEU. Dibandingkan Marvel Cinematic Universe, tentunya dunia DCEU itu jauh lebih gelap menurut saya. Saya jujur tidak terlalu menyukainya, maksud saya bagaimana mungkin dunia superhero bisa segelap dan sekelam ini, bukankah harusnya dunia super hero itu harus berisikan banyak harapan? Satu hal yang saya dapatkan dari duni super hero, sekelam apapun atau seputus asa apapun dirimu, pasti akan ada jalan keluar, dan harapan pasti akan datang. DCEU itu memang menawarkan hal tersebut, tapi dunia DCEU benar – benar gelap dan tidak seperti dunia super hero yang selama ini saya kenal ketika saya membaca komik atau menonton animasi tv/film DC Comics. Saya menganggap kesalahan DCEU pertama kali adalah disini, yaitu membiarkan DCEU disetting dengan tema dan dunia yang gelap dan terlalu kelam menurut saya.
Let’s compare DC Comics Extended Universe (DCEU) with Marvel Cinematic Universe (MCU). Saya mencoba seobjektif mungkin disini karena walaupun saya sebagai penggemar DC Comics, saya juga merupakan seorang penikmat film secara general. Sudah dapat dipastikan bahwa MCU memulai debut film dan universenya lebih dulu dibandingkan DCEU. MCU memulai debutnya melalui Film Iron Man di tahun 2007. Sedangkan DCEU, memulai debut universenya pertama kali pada Live Action film Superman berjudul Man of Steel pada tahun 2013. Film – film di MCU itu jauh memiliki nuansa yang lebih ringan dibandingkan DCEU namun bukan berarti film – film di MCU tidak menawarkan sesuatu yang bombastis. Jika dilihat dari cerita, alur cerita film – film MCU lebih menarik dan lebih saya sukai dibandingkan film – film DCEU. Klimaks dari film MCU itu benar – benar didapatkan ketika menonton film – filmnya.
(Perhatian, Review ini mengandung Spoiler.)
Kecewa Seharian Setelah Menonton Film Justice League
Ketika saya menonton Film Justice League, saya sudah membawa segudang ekpektasi bahwa film tersebut akan berakhir menjadi film yang sangat baik, namun siapa sangka setelah selesai menonton filmnya tanggapan pertama saya adalah “Huh? Hanya itu saja? I want more, benar – benar tidak anti klimaks”. Justice League benar – benar film yang jauh dari ekpektasi yang saya bawa, yang sejak dahulu terbangun sejak trailer footage pertama kali diperlihatkan di Comic Con tahun kemarin. Bagimana mungkin hal tersebut dapat terjadi, film yang katanya berbudget 300 juta dolar amerika ini berakhir dengan banyak masalah yang membuat saya kecewa menontonnya. Masalah – masalah tersebut yaitu dari segi alur cerita, editing scene, CGI dan Penjahat yang lemah.
"Saya Tidak Menyukai Film Justice League"
Keempat hal tersebut benar – benar yang membuat saya cukup kecewa dengan film ini. Setelah film selesai saya keluar dari bioskop masih berpikir bagaimana bisa film dengan budget sangat tinggi bisa acak – acakan seperti itu dan benar – benar anti klimaks. Hal ini membuat saya menyesal menontonnya, sudah alur ceritanya seperti itu, saya sudah mengeluarkan uang yang cukup banyak hanya untuk menonton film ini dan ternyata berakhir dengan cukup kecewa. Kekecewaan saya akibat menonton film tersebut dan uang yang keluar banyak hanya untuk menonton film tersebut benar – benar terjadi selama seharian. Saya berpikir benar – benar percuma menonton film yang memiliki banyak masalah.
Mungkin itu dulu yang bisa saya jabarkan untuk Quick Review film Justice League dan saya cukup kecewa dengan film tersebut. Penantian yang sudah saya tunggu – tunggu dari tahun kemarin dan memiliki banyak ekpektasi – ekpektasi tinggi terhadap film tersebut, terus optimis walaupun terdapat banyak info – info tidak baik dari film nya, ternyata setelah saya menonton filmnya mungkin info – info dan prediksi yang tersebar di internet memang benar. Justice League memiliki banyak masalah yang membuat film ini tidak saya suka dan jauh dari bayangan dan harapan saya selama saya menunggu film ini keluar.
Bagaimana dengan anda? Apakah anda adalah fans DC Comics juga? Apakah anda sudah menonton film Justice League? Bagaimana menurut anda. Kirimkan komentar dan review anda sendiri melalui kolom komentar yang ada dibawah.







0 Comments:
Post a Comment